Pantai Pelabuhan Ratu – Jawa Barat menawarkan keindahan alam berupa pantai dan hamparan pegunungan. Salah satu objek wisata terbaik Jawa Barat yang memukau adalah Pantai Pelabuhan Ratu.
Objek wisata ini terkenal akan sejarah dan kisah-kisah mistisnya. Selain itu, panorama alamnya juga sangat Instagramable. Fasilitasnya pun lengkap.

Sekilas Pantai Pelabuhan Ratu
Pantai Pelabuhan Ratu di Sukabumi menawarkan garis pantai yang indah dan luas, berpadu dengan bebatuan dan pepohonan yang terjal. Hamparan pasirnya yang luas juga cocok untuk berbagai aktivitas pantai.
Pilihan Editor :
Selain keindahannya, kawasan wisata ini juga kaya akan kisah mistis tentang Ratu Pantai Selatan, Nyi Roro Kidul. Banyak yang percaya bahwa di sini terdapat singgasana gaib.
Selain keindahan alam dan mitosnya yang kuat, pantai ini juga sering menyelenggarakan upacara adat. Upacara-upacara ini diadakan oleh penduduk setempat untuk berbagai tujuan, mulai dari ungkapan syukur hingga untuk menangkal bala.

Sebagai salah satu pantai terindah di Indonesia, tempat ini menawarkan sejumlah objek wisata yang menjadi alasan banyaknya wisatawan datang, bahkan dari luar kota, seperti Bandung dan Jakarta.
Sejarah Pelabuhan Ratu
Pantai ini memiliki sejarah yang beragam, dengan berbagai versi. Beberapa mengisahkan seorang ratu Belanda, sementara yang lain mengisahkan seorang penguasa laut selatan dalam mitologi.
Namun, versi yang paling populer adalah tentang Nyi Purnamasari. Ia berhasil melarikan diri dari Banten dan akhirnya tiba di Babakan, Cidadap. Saat itu, ia sedang hamil lima bulan.
Seiring berjalannya waktu, Nyi Purnamasari menjadi pemimpin di Cidadap. Selama masa pemerintahannya, wilayah tersebut mengalami pertumbuhan ekonomi.
Pada masa keemasan kepemimpinannya, Nyi Ratu bertapa. Selama bertapa, masyarakat mengadopsi putrinya, Nyi Mayang Sagara.
Nyi Mayang Sagara mendapatkan gelar Nyi Ratu Kidul (Ratu Kidul). Terlepas dari cerita tersebut, hal ini semakin menegaskan bahwa Pelabuhan Ratu pernah memiliki dua ratu sebagai penguasa.
Mitos Warna Hijau
Menurut mitos, wisatawan yang berkunjung ke objek wisata paling terkenal di Sukabumi ini dilarang mengenakan pakaian hijau. Hal ini memiliki alasan mistis dan ilmiah.
Menurut mitos, banyak yang percaya bahwa Teluk Pelabuhan Ratu, khususnya Pantai Karang Hamu, adalah singgasana gaib sang ratu. Oleh karena itu, beberapa pengelola melarang penggunaan pakaian hijau.
Konon, hijau adalah warna favorit Nyi Roro Kidul, dan mitos tersebut mengatakan bahwa siapa pun yang mengenakan pakaian hijau akan tersapu ombak. Namun, secara ilmiah, ada alasan di balik warna hijau.
Secara ilmiah, hijau sulit dilihat di bawah air. Hal ini karena paparan sinar matahari akan membuat segala sesuatu di bawah air tampak kehijauan.
Oleh karena itu, jika seorang pengunjung tersapu ombak, akan sulit bagi petugas untuk menemukan atau mengevakuasi mereka. Oleh karena itu, sebaiknya hindari mengenakan pakaian hijau karena alasan ilmiah.
Spot Selancar
Di kawasan Pantai Pelabuhan Ratu sendiri, terdapat sembilan spot selancar yang bisa Anda nikmati. Sebagian besar spot ini memiliki ombak yang menjulang tinggi, sehingga cocok bagi Anda yang ingin menguji adrenalin.
Sembilan spot ini antara lain Pantai Samudra, Karang Sari, Batu Guram, Cimaja, dan Indicator. Ada juga Karang Haji, Ombak Tujuh, Pantai Sunset, dan Ujung Ganteng yang juga tak kalah seru.
Di antara semua spot selancar ini, Cimaja adalah yang paling populer di kalangan peselancar dan penggemar selancar. Cimaja memiliki ombak terbesar, mencapai ketinggian hingga 4 meter.
Oleh karena itu, Cimaja sering menjadi lokasi kompetisi selancar kelas dunia dan internasional. Namun, karena karakteristiknya ini, kawasan ini hanya untuk peselancar profesional, bukan pemula, terutama karena banyaknya batu karang.
Pelabuhan Ratu juga memiliki arus laut yang kuat, sehingga cukup berbahaya bagi peselancar pemula. Selain itu, ombaknya juga cukup kuat, sehingga pengunjung harus sangat berhati-hati.
Ritual Festival Laut
Pantai Harapan Ratu juga terkenal dengan festival lautnya. Ritual ini melibatkan pengapungan kepala kerbau dan persembahan. Masyarakat mengarak persembahan dan kerbau menuju laut.
Selama acara ini, pantai menarik banyak pengunjung, seringkali membludak. Mereka penasaran dan bersemangat untuk menyaksikan festival laut yang rutin diadakan.
Festival laut ini merupakan ungkapan syukur kepada Tuhan atas berkah hasil tangkapan yang melimpah. Namun, acara ini lebih dari sekadar pengapungan; tetapi juga mencakup berbagai seni dan kerajinan lokal.
Pemandangan hamparan pantai ini semakin indah saat matahari terbenam. Matahari terbenam terasa sangat romantis, dengan langit yang berubah menjadi jingga kemerahan seperti emas.
Udara segar, air laut biru, pasir, dan langit cerah berpadu harmonis. Wisatawan dapat duduk dan menikmati suasana yang tenteram dan damai.
Suasana Romantis di Malam Hari
Pantai Harapan Ratu juga buka hingga larut malam. Saat malam tiba, kios-kios makanan menyalakan lampu redup, menciptakan suasana hangat dan gelap.Berbeda dengan siang hari di mana banyak pengunjung yang lalu lalang, di malam hari suasana begitu tenang. Pengunjung bisa menikmati suasana malam dengan menyantap makanan khas Jawa Barat yang ada di warung.
Fasilitas Pantai Pelabuhan Ratu
Pelabuhan Ratu menawarkan fasilitas yang lengkap, termasuk area parkir, masjid, musala, pusat informasi, dan taman bermain anak. Tersedia juga kios makanan, toilet, dan bahkan unit penjaga pantai.
Jika Anda ingin bermalam, terdapat beberapa penginapan di dekat pantai. Penginapan-penginapan ini cukup terjangkau dan menawarkan fasilitas yang memadai, sehingga Anda tetap dapat menikmati masa inap yang nyaman di area ini.
Biaya Masuk Pelabuhan Ratu
Biaya masuk ke Pantai Pelabuhan Ratu sangat terjangkau, tidak lebih dari Rp5.000 untuk pejalan kaki. Harga untuk yang berkendara bervariasi tergantung jenis kendaraan yang Anda pilih.
| Retribusi | Tarif |
| Tiket Masuk | Rp3.000,00 |
| Sepeda Motor | Rp8.000,00 |
| Mobil | Rp20.000,00 |
| Minibus | Rp30.000,00 |
Petunjuk Arah ke Pantai Pelabuhan Ratu
Pantai Pelabuhan Ratu terletak di Jl. Siliwangi Palabuhanratu, Pelabuhanratu, Sukabumi, Jawa Barat. Jaraknya sekitar 60 km dari Kota Sukabumi. Rute termudah adalah melalui Google Maps.
Alternatifnya, Anda bisa menggunakan jasa agen perjalanan seperti Salsa Wisata. Dengan paket wisata keluarga yang terjangkau, Anda akan diantar ke mana pun Anda pergi tanpa hambatan, karena Anda akan selalu ada di sana.
Pantai Pelabuhan Ratu buka 24 jam sehari, sehingga wisatawan dapat berkunjung kapan saja, termasuk di malam hari.

