Geopark Ciletuh : Wisata Menyenangkan Dengan Mengobservasi Alam

Wisata

Geopark Ciletuh – Selain Bandung dan Bogor, tempat wisata di Sukabumi, Jawa Barat kini juga makin digemari para pelancong, baik domestik maupun mancanegara.

Nah, salah satu spot wisata yang sedang tren adalah Geopark Ciletuh. Untuk bisa masuk ke kawasan wisata alam ini, para pengunjung hanya perlu membayar tiket dengan harga yang cukup murah, cuma berkisar ribuan rupiah untuk tiap objek wisata.

Geopark Ciletuh sendiri merupakan bagian dari Geopark Ciletuh Palabuhanratu yang memiliki luas sekitar 126.100 hektare dan meliputi 74 desa di delapan kecamatan, yaitu Kecamatan Ciracap,

Surade, Ciemas, Waluran, Simpenan, Palabuhanratu, Cikakak, dan Cisolok. Selain Geopark Ciletuh, masih ada dua lagi geopark lainnya, yaitu Geopark Simpenan dan Geopark Cisolok.

Alamat dan Rute Lokasi Geopark Ciletuh

Menjadi pusat konsevasi yang dilindungi baik oleh negara maupun badan internasional yaitu UNESCO, Ciletuh Pelabuhan Ratu Geopark Sukabumi bisa anda kunjungi dengan mudah. Karena akses jalan yang sudah baik dan bisa anda tempuh menggunakan kendaraan.

geopark ciletuh dengan pemandangan alamnya yang menawan

Lokasi dari Ciletuh Geopark sendiri berada di Ciwaru, Ciemas, Sukabumi, Jawa Barat. Berjarak kurang lebih 92 km ketika anda berangkat dari pusat kota Sukabumi. Dengan waktu tempuh sekitar 3 jam perjalanan menggunakan kendaraan, anda bisa mengunjunginya.

Dari Bandung

Bagi Kamu yang berasal dari Bandung, butuh waktu sekitar 8 jam untuk bisa sampai di Geopark Ciletuh ini. Tentunya dengan menggunakan kendaraan pribadi atauoun kendaraan umum.

Rute perjalanan dari Bandung akan melewati Padalarang – Cianjur – Sukabumi – Pelabuhanratu – Jampang – Geopark Ciletuh. Disarankan untuk melakukan perjalanan di malam hari untuk menghindari kemacetan.

Akses jalan dari Bandung menuju Geopark Ciletuh Pelabuhan Ratu terbilang cukup baik. Hal ini menyusul pembangunan akses jalan secara masif yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat beberapa tahun terakhir di kawasan tersebut.

Tidak hanya itu, lebar jalan yang tersedia juga pas-pasan. Sehingga, pengemudi harus tetap waspada saat berhadapan dengan kendaraan besar yang melaju dari arah berlawanan. Terkadang harus memperlambat kecepatan saat berpapasan.

Pilihan Editor :

Dari Jakarta atau Bogor

Bagi Kamu yang berasal dari Jakarta, Kamu bisa menuju tol Jagorawi, dan keluar di pintu terakhir, pintu Ciawi, Bogor.

Setelah keluar, arahkan kendaraan lurus di perempatan Ciawi menuju ke Sukabumi. Sedangkan jika Kamu berasal dari Bogor bisa menggunakan tol baru Bocimi, keluar di Jalan Raya Sukabumi, atau pintu Benda.

Jika menggunakan roda dua, bisa lewat Jalan Raya Cihideung-Cigombong lalu ke Jalan Raya Benda.Dari sana, Kamu teruskan kendaraan ke arah Parungkuda di Jalan Raya Sukaraja-Sukabumi hingga pertigaan Pamuruyan.

Di pertigaan tersebut ada pilihan jalur Cikidang atau Cibadak. Jalur Cikidang memang bisa memotong waktu hingga 1,5 jam, tetapi jalurnya kelokan tajam di sisi perbukitan dan jurang.

Bagi kamu yang ingin pergi saat malam hari, lebih baik untuk lewat Cibadak, meski lebih lama tetapi ramai dan lebih aman. Jalur Cibadak lebih landai walau juga banyak kelokan.

Setelah keluar dari Cibadak atau Cikidang, Kamu bisa teruskan kendaraan arah Pelabuhan Ratu-Ciletuh. Sekitar 40 menit Kamu akan sampai daerah Bagbagan dan Simpang Loji.

Di simpang loji inilah terdapat pertigaan, ke kanan jalan baru sedang ke kiri jalan lama menuju Geopark Ciletuh. Ambil lah jalur kanan, turun ke bawah, ke Cibutun, Muara Cisaar, lewat jembatan baru Cisaar. 

Kamuakan berjalan di sisi pantai yang biru dengan angin sepoi-sepoi, melalui jalur berkelok dan naik turun tetapi tidak terlalu curam.

Setelah sekitar 50 menit, Kamu akan disambut indahnya Puncak Darma, Kecamatan Ciemas. Jalur ini bisa digunakan wisatawan baik dari Jabodetabek, maupun Bandung seteah masuk Sukabumi terlebih dahulu.

Harga Tiket Masuk Ciletuh Geopark

Untuk tiket masuk ke Geopark Ciletuh, tidak dipungut biaya alias gratis. Aturan tersebut masih berlaku sampai tahun 2022. Hanya saja untuk menikmati beberapa kawasan wisata di dalamnya, para pengunjung harus membayar retribusi sesuai dengan petunjuk yang sudah diberikan di setiap area.

Misalnya, untuk bisa berkunjung ke Curug Awang, para wisatawan hanya dikenakan tiket masuk sebesar Rp5.000 per orang, belum termasuk biaya parkir (Rp3.000 untuk sepeda motor dan Rp5.000 untuk mobil). Harga tiket masuk ke Curug Awang tidak terikat dan bisa berubah sewaktu-waktu.

Sebagai perbandingan, pada tahun sebelumnya, tarif tiket masuknya berkisar Rp3.000 hingga Rp10.000 per orang.

Tarif yang sama juga dikenakan jika tamu ingin berkunjung ke Curug Sodong atau Curug Cimarinjung. Sementara, untuk ke Puncak Darma, tiket masuknya sebesar Rp5.000 per orang. Tarif ini terpantau masih sama dengan tahun 2021 dan 2020 lalu.

Berbeda lagi jika Anda ingin menginap baik di cottage, homestay, guest house, maupun villa. Menurut pelancong yang pernah bermalam di penginapan sekitar Geopark Ciletuh, setidaknya Anda perlu membayar harga sewa kamar mulai Rp250 ribu hingga Rp750 ribuan per malam pada 2021.

Kemudian, pada 2022 harga penginapan di dekat Geopark Ciletuh berkisar antara Rp132 ribuan sampai Rp921 ribuan per malam. Sebagai perbandingan, biaya inap tahun 2020 hanya berkisar Rp200 ribu hingga Rp600 ribuan per malam.

Kawasan Geopark Ciletuh Palabuhanratu memiliki luas 126.100 ha. Tidak heran jika di kawasan ini terdapat banyak curug atau air terjun. Setidaknya terdapat 8 curug yang ada di sini.

  • Curug Luhur (curug Cigangsa) berada di ketinggian tebing lebih dari 100 m. keistimewaannya, pengunjung bisa melihat pemandangan pelangi yang muncul di bawah curug.
  • Curug Puncak Jeruk Ada di aliran Sungai Ciletuh, Mekarjaya. Air terjun ini sangat lebar dan memiliki 2 tingkat, atas dan bawah.
  • Curug Cikaret berada di aliran Sungai Cikaret, Mekarjaya. Termasuk salah satu curug yang tersembunyi.
  • Air terjun Puncak Manik Curug ini berada di aliran sungai Ciletuh yang membatasi desa Tamanjaya dan Cibenda. Curug ini letaknya hanya 600 meter dari curug tengah.
  • Curug Tengah berjarak kurang lebih 200 m dari Curug Awang da nada di aliran sungai Ciletuh. Pengunjung bisa berenang di danau kecil di Curug Tengah.
  • Curug Awang berada di aliran sungai Ciletuh, Taman Jaya. Air terjun ini memiliki lebar 60 meter dan ketinggian sekitar 40 meter. Ciri khas curug ini adalah dinding batu alam berwarna coklat kemerahan.
  • Curug Cikanteh Berada di Desa Ciwaru. Perlu menyusuri bebatuan dan menyeberangi sungai agar dapat sampai ke Curug Cikanteh.
  • Curug Sodong berada di desa Ciwaru dan air terjun yang paling mudah dijangkau. Disebut juga dengan curug Penganten dan Curug Kembar.
  • Curug Cimarinjung berada di Desa Ciemas dan dekat dengan tepi pantai Palangpang. Air terjunnya bisa langsung terlihat dari pintu masuk kawasan Geopark Ciletuh.

Kawasan Geopark Ciletuh terdapat gua laut akibat gelombang laut yang menyerang zona lemah. Pasir serta batu dari gelombang membuat proses erosi tambahan di dinding gua. Di geopark ini terdapat 2 gua laut yaitu gua Kunti dan Gua Sodong Parat.

Tips Wisata Ciletuh Geopark

  • Supaya perjalanan anda terhindar macet, ada baiknya bepergian di malam hari.
  • Akses jalannya cukup baik, tetapi tetaplah berhati-hati karena jalan ke Ciletuh Geopark dari labuan ratu memiliki kelokan dan turunan yang berbahaya, selain itu lebar jalannya tidak begitu besar.
  • Ketika sesampai di lokasi wisata, tentu anda akan merasakan kelelahan disebabkan perjalanan. Ada baiknya menyewa hotel atau penginapan yang disediakan warga setempat. Berikut daftar penginapan di Ciletuh Geopark.

2 thoughts on “Geopark Ciletuh : Wisata Menyenangkan Dengan Mengobservasi Alam

Tinggalkan Balasan