Masjid Harakatul Jannah cover

Masjid Harakatul Jannah : Megah Di Pintu Puncak

Masjid

Masjid Harakatul Jannah – Salah satu kebiasaan orang saat melakukan perjalanan ataupun sedang berwisata adalah mencari tempat ibadah terutama masjid untuk melaksanakan kewajiban shalat lima waktunya. Saat Anda berwisata ke kota Bogor contohnya ke Puncak Bogor tidak selamanya perjalanan nya mulus dan sampai di tujuan dalam waktu yang ditentukan. Banyak kendala di jalanan terutama kemacetan yang bisa membuat perjalanan Anda lebih menjadi lebih lambat ataupun macet berjam-jam sehingga Anda bisa memakan waktu shalat Anda di tengah perjalanan. 

Masjid Harakatul Jannah wajib
Sholat wajib dilakukan oleh Muslim

Akan sangat susah sekali Bagi wisatawan yang datang ke Puncak Bogor melalui tol karena untuk melaksanakan ibadah shalat mereka harus masuk karya-karya dan untuk melaksanakannya tidak semua ras Arya punya tempat ibadah yang memadai ataupun enak digunakan untuk salat. Akan tetapi saat ini para wisatawan tidak perlu khawatir karena ketika anda menuju puncak Bogor dan keluar di tol exit tol Puncak maka anda akan bertemu sebuah masjid yang megah sekali masjid yang bernama masjid harakatul Jannah (lokasinya disini). 

Masjid Harakatul Jannah  interior
Suasana Interior Masjid harakatul Jannah

Dilansir dari laman wikipedia, Masjid Agung Harakatul Jannah dibangun atas prakarsa Syahrul Effendi, perantau asal Minangkabau yang berkarier di Jakarta. Pada 2004, ia membeli lahan kosong seluas 1,1 hektare di Desa Pandansari, tepatnya di area keluar pintu tol Jagorawi. Ia memperuntukkan lahan untuk dibangun masjid sebagaimana wasiat ibunya. Saat mengurus izin pendirian masjid, Pemerintah Kabupaten Bogor sempat meragukan keinginannya, mengingat letak lahan berada di kawasan strategis yang biasanya digunakan untuk keperluan komersial.

Masjid Agung Harakatul Jannah dirancang oleh Widyaningrum dan seorang arsitek berdarah Maroko yang berkewarganegaraan Indonesia, Haji Abdullah. Bangunan atau elemen yang ditampilkan pada masjid ini diambil dari beberapa gaya arsitektur yakni India, Turki, Nusantara, dan Eropa. Tampilan arsitektur India tampak pada kubah masjid berbentuk bawang Taj Mahal. Kubah utama berukuran besar terdapat di tengah dikelilingi oleh enam kubah yang berukuran lebih kecil. Material kubah terbuat dari tembaga. Puncak kubah dihiasi bentuk bunga teratai dengan tiang yang memiliki pucuk bulan sabit, yang terinspirasi dari model masjid di Turki Usmani.

Masjid Harakatul Jannah  jangan lupa
Wisata lanjut, Sholat sudah ditunaikan

Selain penggunaan kubah, masjid ini menggunakan bentuk atap khas Nusantara, yakni atap berbentuk gonjong atau atap rumah adat Minangkabau. Bentuk ini terdapat pada bagian gerbang dan sebuah bangunan terpisah yang diperuntukkan untuk pusat pendidikan Alquran. Adapun ciri banguan Eropa dihadirkan oleh bangunan menara jam yang dinamakan Hajjah Tower. Masjid Harakatul Jannah ini sangat indah dan megah dari luar begitu juga dari dalam, akan terasa sangat nyaman jika anda berkesempatan melaksanakan Sholat di Masjid ini.

Tinggalkan Balasan